Pengusaha Karet Tolak DNI Dicabut Menurut Gapkindo

JAKARTA. Rencana Kementerian Perindustrian (Kemperin) untuk menghapus karet remah (crumb rubber) dari Daftar Negatif Investasi (DNI) mendapat penolakan dari industri pengolahan karet dalam negeri. Pasalnya, saat ini kapasitas mesin industri pengolahan karet dalam negeri lebih besar daripada total produksi karet setiap tahunnya. Berdasarkan data yang dimiliki Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo), saat ini total kapasitas produksi pabrik karet mencapai 5,7 juta ton. Sementara jumlah total produksi karet nasional sekitar 3,4 juta ton.

Dengan begitu, saat ini masih ada kekurangan pasokan karet sebesar 2,3 juta ton, agar kebutuhan pabrik karet terpenuhi. Direktur Eksekutif Gapkindo Suharto Honggokusumo mengatakan, pihaknya menolak rencana Kemperin yang akan merevisi status crumb rubber dari sebelumnya dibuka dengan syarat, menjadi dibuka sepenuhnya. Menurut Suharto, ketimbang membuka kanal investasi untuk asing, yang akan semakin menambah pabrik karet, lebih baik pemerintah fokus pada peremajaan lahan karet untuk meningkatkan produktivitas.

kebun karet

“Kapasitas pabrik karet masih berlebihan, jadi tidak perlu dibuka DNI untuk menambah pabrik lagi,” ujarnya ke KONTAN, Sabtu (14/7). Dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 44 tahun 2016 tentang Daftar Bidang Usaha yang Tertutup dan Bidang Usaha yang Terbuka Dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal, industri crumb rubber bisa dimiliki oleh asing namun dengan izin khusus Menteri Perindustrian dengan ketentuan.

Namun untuk mendapatkan izin Menperin, investor harus bisa memenuhi kebutuhan bahan baku dari kebun karet sendiri paling kurang 20% dari kapasitas produksi. Investor juga harus memenuhi bahan baku maksimal 80% dengan pola kemitraan, dan dari luas kebun itu paling sedikit 20% merupakan kebun plasma. Badan Perkebunan Direktur PT Kirana Megatara Tbk Daniel Tirta Kristiadi juga meminta pemerintah tidak membuka investasi baru industri crumb rubber.

Menurutnya, industri karet saat ini sudah bisa memproduksi crumb rubber melalui produk karet olahan Standar International Rubber (SIR) yang jadi produk unggulan industri karet Indonesia. Rencana pemerintah untuk mencampurkan karet dengan aspal, menurut Daniel, diperkirakan hanya akan memerlukan bahan baku karet sebanyak 50.000–60.000 ton setahun.

Kebutuhan itu dapat dipenuhi melalui stok dalam negeri sehingga pemerintah tidak perlu mencari bahan dasar hingga keluar negeri. Yang perlu dilakukan pemerintah adalah mengembangkan produksi karet. Sebab saat ini banyak perkebunan karet petani yang berusia tua dengan produktivitas rendah. Padahal permintaan akan produk karet akan terus bertambah dari tahun ke tahun.

Untuk meningkatkan produksi karet lokal, Daniel bilang, pemerintah perlu membentuk badan perkebunan seperti di industri kelapa sawit.

Dengan badan itu maka akan ada pungutan yang dananya bisa disalurkan ke petani untuk peremajaan karet. Badan Pengelola Dana Perkebunan Sawit diatur melalui Perpres Nomor 61 Tahun 2015 tentang penghimpunan dan penggunaan dana perkebunan sawit. Aturan tersebut menyatakan Menteri Keuangan memiliki wewenang membentuk Badan Pengelola Dana yang mengolah dana pungutan dari ekspor kelapa sawit dan turunannya.

“Ini yang harus ditambah oleh Kementerian Keuangan untuk membantu produk perkebunan unggulan kita,” saran Daniel. Sebagai anggota Gakoptindo dan Direksi di Kirana Megatara, Daniel menyatakan siap berkontribusi penuh terhadap badan tersebut.…

International House Sydney Merupakan Konstruksi Masa Depan

Pada tahun 2003, pemerintah Sydney membuat rencana pembangunan yang ingin menyambungkan semua kawasan Darling Harbour, dan direncanakan akan diteruskan waterfront, mulai dari Opera House hingga ke Sydney’s Fish Market. Di tengah-tengah jalur sepanjang empat belas kilometer terdapat sebuah kawasan pabrik, pelabuhan, dan perumahan tua bernama Barangaroo yang sempat tenggelam di peredaran. Setelah ditutup untuk publik lebih dari seratus tahun, akhirnya Barangaroo terbuka lebar pada tahun 2015 saat grand opening taman Barangaroo Reserve.

Sejak itu, pembangunan gedung perkantoran, apartemen, restoran, dan shopping mall di Barangaroo turut serta meramaikan kota hingga menjadi daerah urban premium. Semua pembangunan di Barangaroo direncanakan akan selesai pada tahun 2024 serta mampu mengakomodasi 23.000 jiwa dan seribu pengunjung setiap harinya.

jual genset yanmar cummins perkins harga murah

IHS yang sering disebut dengan gedung Barangaroo C2 telah berdiri rapi sejak bulan April 2017. Puas dengan metode mutakhir ini, Tzannes dan Lendlease Building kembali lagi bekerja sama untuk mendirikan Barangaroo C1.

Bangunan seluas 11.250 meter persegi ini akan berdiri bersebelahan dengan Barangaroo C2 dan proses pembangunannya baru dimulai. Karakter rancangan dari Tzannes, biro arsitek asal Australia, adalah penggunaan material beton dan kaca, maka bangunan timber pertamanya ini adalah sebuah tantangan dan jawaban untuk dunia konstruksi di masa depan.

“International House Sydney adalah contoh arsitektur yang secara signifkan mengurangi dampak negatif untuk sebuah lingkungan binaan. Bangunan ini menyediakan penyimpanan karbon yang berkelanjutan dan menghindari pelepasan gas rumah kaca yang biasa melekat pada pembuatan beton dan baja,” papar Jonathan Evans selaku Design Directors Tzannes untuk perancangan bangunan seluas 7.920 meter persegi ini.

Di era tahun 1900-an, dermaga dan bangunan di Barangaroo menggunakan kayu solid. Beberapa bagian tiang yang berada di jembatan dermaga sudah berumur ratusan tahun dan telah didaur ulang untuk menopang gedung 6 lantai. Dengan jumlah sekitar 3.500 meter kubik lebih, cross laminated timber (CLT) ini tidak menggunakan finishing dan dijadikan sebagai elemen dan struktur utama bangunan IHS.

Bereaksi selayaknya pohon hidup yang melindungi inti dalamnya dari api saat terbakar, sebanyak 1.750 potongan kayu yang dipakai di IHS ini telah diuji ketahanannya di laboratorium. Berkat desain yang sustainable, IHS telah memenangkan penghargaan Australian Timber Design Awards 2017, Chicago Athenaeum and the European Centre for Architecture and Design 2017, dan memperoleh enam bintang dari Green Star World Leadership untuk sustainability rating system.

Dalam pengoperasiannya, bangunan gedung yang setara dengan IHS membutuhkan banyak sekali daya listrik. Dengan daya sebesar itu dibutuhkan genset berkapasitas tinggi dari 100 kva, 250 kva, 350 kva, 500 kva sampai 1000 kva. Genset dengan harga murah yang fleksible bisa Anda dapatkan di Vgenset yang merupakan distributor genset ternama di Jakarta, Jogja, Surabaya, dan Semarang. Beberapa merk genset yang berkualitas tinggi dan awet seperti Yanmar, Cummins, Perkins, Isuzu, dan Mitsubishi ada di v-genset.com.

Harga genset Yanmar dari v-genset.com fleksible yang artinya bisa dinegosiasikan sampai sesuai dengan anggaran belanja perusahaan Anda. Kunjungi workshop Vgenset melalui link berikut ini https://www.v-genset.com/ready-stock-genset/distributor-genset-cummins-indonesia/