Airfrov Boleh Menitip barang Apa saja

Airfrov

Barang Apa Saja , Requester boleh menitipkan barang apa saja untuk dibelikan traveller, dari peralatan make up, kebutuhan rumah tangga, pakaian, hingga makanan. Airfrov hanya melarang tiga jenis barang saja yang tak boleh dilakukan transaksi. “Kami tak perkenankan narkoba, rokok, dan minuman,” ujar Acesa.

Dari semua transaksi yang ada di Airfrov, ada tiga jenis barang yang berada di pesanan teratas. Yakni perlengkapan make up, barang fashion serta makanan. Ketiganya masuk dalam kategori teratas permintaan yang banyak direquest para user.

Adapun untuk harga barang titipan, Airfrov menyediakan fitur chat yang memungkinkan user saling melakukan tawar menawar. Jika harga sudah disepakati antara requester dan traveller, maka pembayarannya dilakukan melalui rekening bersama milik Airfrov. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya penipuan.

Airfrov

Untuk traveller, jasa titip beli ini dapat menambah uang saku untuk jalan-jalan. Traveller boleh mengambil keuntungan dari barang yang dititipkan padanya. Adapun Airfrov sendiri hanya mengambil keuntungan 5 persen dari harga barang, serta tambahan Rp 25 ribu yang dibebankan pada requester.

 

Kesulitan Mencari Traveller

Acesa mengaku banyak tantangan dan kesulitan dalam menjalankan Airfrov. Salah satunya yakni kesulitan mencari traveller untuk jasa titip beli. Bahkan di Indonesia, kata Acesa, mencari traveller lebih sulit daripada menggandeng requester untuk menjadi user Airfrov. “Karena ternyata di indonesia cari traveller jauh lebih banyak tantangannya ketimbang orang yang intip,” ujarnya.

Karena itulah pihaknya kesulitan menyeimbangkan permintaan titipan barang dan penawaran dari traveller. Hal ini pun tengah menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diatasi Airfrov sebagai penyedia jasa titip beli. Mengingat pertumbuhan Airfrov sudah cukup signifikan sejak launchingnya. “Pertumbuhan user dan pendapatannya sekitar 30 persen hingga saat ini,” kata Acesa.

baca juga

 

Airfrov saat ini sudah memiliki 25 ribu user di Indonesia dengan pengguna aktif sebesar 16 persen. Sejak launching di tanah air, aplikasi jasa titip beli ini sudah mencatat transaksi sebanyak 3 ribu dengan 22 ribu titipan barang dan 10 ribu rekomendasi titipan barang.

Teddy mengatakan, para pelajar membutuhkan skills yang tak diajarkan di sekolah formal. Skills tersebut akan sangat membantu mereka menemukan passion dan mendukung pekerjaan mereka kelak. Di luar negeri, kata Teddy, pendidikan non formal sangat didukung agar generasi penerus tak salah jalan dalam meraih cita-cita mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *