International House Sydney Merupakan Konstruksi Masa Depan

Pada tahun 2003, pemerintah Sydney membuat rencana pembangunan yang ingin menyambungkan semua kawasan Darling Harbour, dan direncanakan akan diteruskan waterfront, mulai dari Opera House hingga ke Sydney’s Fish Market. Di tengah-tengah jalur sepanjang empat belas kilometer terdapat sebuah kawasan pabrik, pelabuhan, dan perumahan tua bernama Barangaroo yang sempat tenggelam di peredaran. Setelah ditutup untuk publik lebih dari seratus tahun, akhirnya Barangaroo terbuka lebar pada tahun 2015 saat grand opening taman Barangaroo Reserve.

Sejak itu, pembangunan gedung perkantoran, apartemen, restoran, dan shopping mall di Barangaroo turut serta meramaikan kota hingga menjadi daerah urban premium. Semua pembangunan di Barangaroo direncanakan akan selesai pada tahun 2024 serta mampu mengakomodasi 23.000 jiwa dan seribu pengunjung setiap harinya.

jual genset yanmar cummins perkins harga murah

IHS yang sering disebut dengan gedung Barangaroo C2 telah berdiri rapi sejak bulan April 2017. Puas dengan metode mutakhir ini, Tzannes dan Lendlease Building kembali lagi bekerja sama untuk mendirikan Barangaroo C1.

Bangunan seluas 11.250 meter persegi ini akan berdiri bersebelahan dengan Barangaroo C2 dan proses pembangunannya baru dimulai. Karakter rancangan dari Tzannes, biro arsitek asal Australia, adalah penggunaan material beton dan kaca, maka bangunan timber pertamanya ini adalah sebuah tantangan dan jawaban untuk dunia konstruksi di masa depan.

“International House Sydney adalah contoh arsitektur yang secara signifkan mengurangi dampak negatif untuk sebuah lingkungan binaan. Bangunan ini menyediakan penyimpanan karbon yang berkelanjutan dan menghindari pelepasan gas rumah kaca yang biasa melekat pada pembuatan beton dan baja,” papar Jonathan Evans selaku Design Directors Tzannes untuk perancangan bangunan seluas 7.920 meter persegi ini.

Di era tahun 1900-an, dermaga dan bangunan di Barangaroo menggunakan kayu solid. Beberapa bagian tiang yang berada di jembatan dermaga sudah berumur ratusan tahun dan telah didaur ulang untuk menopang gedung 6 lantai. Dengan jumlah sekitar 3.500 meter kubik lebih, cross laminated timber (CLT) ini tidak menggunakan finishing dan dijadikan sebagai elemen dan struktur utama bangunan IHS.

Bereaksi selayaknya pohon hidup yang melindungi inti dalamnya dari api saat terbakar, sebanyak 1.750 potongan kayu yang dipakai di IHS ini telah diuji ketahanannya di laboratorium. Berkat desain yang sustainable, IHS telah memenangkan penghargaan Australian Timber Design Awards 2017, Chicago Athenaeum and the European Centre for Architecture and Design 2017, dan memperoleh enam bintang dari Green Star World Leadership untuk sustainability rating system.

Dalam pengoperasiannya, bangunan gedung yang setara dengan IHS membutuhkan banyak sekali daya listrik. Dengan daya sebesar itu dibutuhkan genset berkapasitas tinggi dari 100 kva, 250 kva, 350 kva, 500 kva sampai 1000 kva. Genset dengan harga murah yang fleksible bisa Anda dapatkan di Vgenset yang merupakan distributor genset ternama di Jakarta, Jogja, Surabaya, dan Semarang. Beberapa merk genset yang berkualitas tinggi dan awet seperti Yanmar, Cummins, Perkins, Isuzu, dan Mitsubishi ada di v-genset.com.

Harga genset Yanmar dari v-genset.com fleksible yang artinya bisa dinegosiasikan sampai sesuai dengan anggaran belanja perusahaan Anda. Kunjungi workshop Vgenset melalui link berikut ini https://www.v-genset.com/ready-stock-genset/distributor-genset-cummins-indonesia/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *